Cerdasku...
Genap sepuluh tahun lebih kami berkiprah didunia pendidikan prasekolah, sudah banyak prestasi yang kami torehkan namun cobaan demi cobaan masih kami alami namun hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk terus berjuang dan berkiprah untuk anak bangsa khususnya dilingkungan kami.
Kilas balik cerdas berawal ketika kami ingin membantu anak-anak diusia dini untuk menikmati pendidikan murah/terjangkau dengan fasilitas seadanya, dari lorong rumah bekas garasi mobil kami memulai kiprah kami.
Kami sadar akan banyaknya lembaga pendidikan prasekolah dilingkungan kami yang memadai namun secara kualitas masih banyak kekurangan terutama tenaga pendidik yang kurang memadai dari tingkat profesionalismenya atau latar belakang pendidikannya.
Hambatan demi hambatan kami lalui alhamdulillah sampai sekarang kami masih eksis dan terbukti lulusan dari lembaga CERDAS amat diperhitungkan ketika mereka memasuki jenjang yang lebih tinggi. Mereka berprestasi dikelasnya masing-masing baik secara akademis maupun non akademis.
Alhamdulillah memasuki tahun ke sembilan kami mendapatkan tawaran untuk menempati gedung yang menurut kami sangat representatif dan strategis milik seseorang yang terhormat Bpk. H.U.S seorang pengusaha sukses yang terketuk hatinya untuk membantu kami di bidang sarana dan prasarana.
Setahun berlalu kami menempati tempat tersebut, namun kami tidak menyangka, sungguh diluar dugaan kami ditahun kedua ditempat tersebut kami harus membayar uang sewa sebesar 10 s/d 12 juta pertahun, hal yang tak pernah dibicarakan/disinggung sebelumnya diawal ketika kami diminta mengisi tempat beliau.
Kami terhentak, kaget, sekaligus heran. Kami tak menyangka akan ada hal demikian. Kami berfikir beliau tulus ikhlas membantu kami didunia pendidikan tapi ternyata...
Dulu kami pernah menyarankan beliau untuk membuat semacam perjanjian atau sejenisnya demi kelancaran lembaga pendidikan ini tapi beliau menolak dan mengatakan tak perlulah hal demikian karena kami masih ada pertalian keluarga yang sangat dekat dan kuat.
Kami berfikir selama ini bisa jalan atau terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta terpenuhinya honor guru (walaupun kami banyak defisitnya daripada surplusnya) sudah syukur alhamdulillah, tapi kini kami harus bayar dengan apa sewa gedung semahal itu??? karena sebelumnya kami tidak pernah diberitahu/diinformasikan jika kami harus membayar sewa gedung yang tidak pernah disinggung-singgung sebelumnya (diawal kami diajak pindah untuk mengisi gedung miliknya).
Suatu pagi kami ditelepon beliau bahwa seluruh barang-barang perlengkapan KBM di CERDAS sudah dikeluarkan dan harus segera pindahkan dari tempatnya, karena kami tidak ada kemampuan untuk membayar sewa gedung tersebut. Dengan derai airmata dan rasa sedih yang sangat mendalam kami memindahkan seluruh barang-barang perlengakapan KBM kami yang sudah berantakan berada di luar/halaman gedung tersebut. Jujur, kami merasa tertipu, sungguh tega, kami selama ini tulus ikhlas berkiprah didunia pendidikan prasekolah kalaupun ada penghasilan itupun jika ada diantara siswa kami yang membayar, karena di tempat kami menerapkan sistem subsisdi silang. Bagi mereka yang kurang mampu/yatim/piatu memang kami bebaskan dari iuran bulanan dll (GRATIS), sedangkan bagi mereka yang mampu untuk bisa membantu yang kurang beruntung.
Cobaan kami ternyata tidak sampai disitu saja, setelah kami mendapat pinjaman gedung bekas garasi mobil (tepat didepan gedung lama kami diberi tumpangan) yang tak terpakai kemudian kami tata rapi maka jadilah tempat KBM sederhana tapi ternyata gedung tempat kami dulu isi milik bpk. HUS pun mendidirikan TK/PAUD sama persis yang kami jalani selama ini. Apa maksudnya semua ini???
Apakah kami selama ini hanya dijadikan
"PEMANCING MASSA???" sehingga ketika tempat tersebut dikenal dan banyak orang tahu ada lembaga pendidikan disitu lalu kami
"DICAMPAKAN" atau "DIUSIR" begitu saja, dengan dalih bahwa ditempat tersebut akan dipakai seluruhnya untuk "SDIT ....." . Namun ternyata dipakai untuk mendirikan TK/PAUD yang sama seperti kami kelola selama ini, serta ruang kelas SDIT... .
Kami sangat sedih kenapa lembaga pendidikan yang kami sudah rintis dengan tulus ikhlas serta perjuangan yang lebih dari 10 tahun ini dijadikan "komoditas bisnis" /"merasa dipermainkan" oleh "someone" yang secara ekonomi jauh lebih beruntung dari kami.
Yaa Allah kuatkanlah kami dari segala cobaan ini...
Hanya kepada-Mu lah kami memohon...
Semoga kami bisa mengambil hikmah dari semua kejadian ini dan bisa kami jadikan cobaan ini untuk lebih tegar, sabar dan penuh ikhlas menjalaninya...

Ditulis oleh: H.Rahmatullah, S.Pd.,M.Pd
Pendidik/Ketua penyelenggara KB/TK/PAUD CERDAS
d/a Parungkulon Durenmekar Bojongsari-Depok
Email: cerdasku@gmail.com
Terima kasih atas respon dari semua pihak atas tulisan diatas termasuk yang bersangkutan (Bpk.HUS) yang datang langsung kerumah kami untuk meminta maaf. Terlepas dari tulus atau tidaknya permintaan maaf tersebut kami sangat menghargai sikap "gentle" nya.